21/03/20

Pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP. Menyusun Kata-Kata Menjadi Kalimat (Bagian 2)

    Selamat mengunjungi blog ini. Mari Belajar Bahasa Inggris, ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya tentang  Menyusun Kata-Kata Menjadi Kalimat. Lanjutan berikut adalah :

2. Menyusun Kalimat-kalimat Menjadi Paragraf

    Ada beberapa cara untuk menyusun atau membuat suatu paragraph. Namun, dalam menghadapi UN, ada satu cara yang perlu diperhatikan karena cara ini yang sering dipakai, yaitu mengetahui bahwa suatu paragraph harus dibuat secara linier, yang dimulai dari penulisan sesuatu yang umum atau pokok pikiran atau kalimat utama. Selanjutnya, kalimat pokok ini diterangkan oleh kalimat-kalimat penjelas. Berdasarkan konsep ini, hubungan antarkalimat perlu dilihat untuk mengetahui susunan kalimat yang tepat agar menjadi paragraph yang utuh.
    Ada 2 jenis kalimat yaitu kalimat yang diterangkan dan kalimat yang menerangkan. Kalimat yang menerangkan sifatnya umum atau mayor dan yang menerangkan bersifat lebih merinci atau minor. Peran ini tentu saja menentukan posisi kalimat-kalimat dalam paragraph. Kalimat yang menerangkan terletakdi belakang kalimat yang diterangkan. Hal ini dapat diketahui dari penggunaan kata ganti tertentu atau dari kata-kata lain yang dapat menciptakan kohertensi teks.
    Urutan kegiatan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan susunan yang tepat. Selain itu, kata-kata yang menunjukkan urutan kejadian maupun urutan waktu penting menjadi perhatian untuk menentukan susunan kalimat-kalimat dalam paragraph.


    Perhatikan kalimat acak berikut, lalu tentukan susunan yang tepat untuk membuat paragraph yang baik.
1. You can do this even before you meet him or her.2. In 2050, everyone in the world will have a personal web page with  their information on it.3. You can check out someone’s web page to learn about the person.4. These web pages will use five senses: sight, touch, smell, taste, and hearing.

Pembahasan:
     Kalimat 1, 3, dan 4 tidak mungkin menjadi kalimat utama sebab mereka menjelaskan kalimat yang lainnya. Hal ini dapat diketahui dari pemakaian kata this way, his or her, dan these web. Kalimat pertama adalah nomor 2 sebab kalimat ini masih bersifat umum. Kalimat 4 semestinya menerangkan kalimat 2. Hal ini diketahui dari pemakaian kata these web. Jadi susunannya menjadi 2-4. Demikian juga kalimat 1 semestinya menerangkan kalimat 3 karena adanya kata him or her yang merujuk pada kata someone. Berdasarkan analisis ini, maka susunan kalimat acak di atas menjadi paragraph adalah 2-4-3-1.
     Sekarang perhatikan contoh berikut. Paragraf ini terdiri atas kalimat utama yang menjelaskan pokok pikiran dan kalimat penjelas yang menjelaskan kalimat utama.


     Diamonds are very expensive for several reasons. First, they are difficult to find. They are only found in a few plces in the world. Second, they are usefuol. People use diamonds to cot other stones. Third, diamonds do not change over time. They stay the same for millions of years. The last reason is, they are very beautiful.

3. Cloze Test
     Kemampuan utama yang hendak dicapai dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah kemampuan berwacana. Setiap teks selain memiliki fungsi social juga memiliki langkah retorika serta fitur bahasa tertentu. Misalnya untuk membuat teks recount, salah satu fitur pentingnya adalah siswa menguasai bentuk kata kerja past tense. Dalam Ujian Nasional, salah satu cara mengukur kemampuan pengguna fitur bahasa, suatu teks diuji dengan bentuk soal Cloze teks.

     Dalam Encarta Dictionary dinyatakan bahwa cloze teks adalah “a test of comprehension and grammar in which a language student supplies appropriate missing word omitted from a text.” Dengan demikian, ciri cloze test adalah ada sebuah teks (misalnya salah satu paragraph sebuah tekas) di mana kata-kata tertentu dihilangkan dan diberikan titik-titik atau rumpang dengan nomor tertentu. Kemudian siswa diminta untuk menganalisis kata yang tepat untuk melengkapi teks rumpang tersebut.
      Kata-kata yang biasa diuji adalah kata-kata yang termasuk dalam parts of speech, sebab kata-kata inilah yang menjadi bagian penting dalam sebuah teks.
- Pronoun(s) ? as subject or object
- Noun(s) ? as singular or plural
- Verbs(s) ? past tense, etc
- Adverbs(s) ? manner, time, place
- Conjunction(s) ? ordinate, subordinate
- Adjective
- Preposition

     Kata yang tepat untuk melengkapi bagian kosong di dalam paragraph tergantung pada bagian mana kalimat di dalam paragraph yang dikosongkan. Bagian yang dikosongkan dalm suatu kalimat dapat terletak pada bagian subjek, predikat, atau objek. Posisi subjek biasanya ditempati oleh kata ganti (pronoun) khusus untuk subjek dan k ata benda (noun). Posisi predikat ditempati oleh kata kerja (verb) dan atau to be. Posisi objek ditempati oleh kata benda (noun) atau kata ganti khusus untuk objek. Kata keterangan (adverb) biasanya ditempatkan di belakang kata kerja yang ia jelaskan. Jika ia menjelaskan cara, waktu, atau tempat, posisinya di bagian akhir kalimat. Ada juga kata keterangan yang tempatnya sebelum kata kerja khususnya yang menerangkan frekuensi seperti always dan usually.
     Kata sifat (adjective) biasanya di depan kata benda di antara dua frasa atau di belakang to be sebagai pelengkapnya. Kata penghubung (conjunction) biasanya berada di antara dua frasa atau dua klausa sejenis yang dihubungkan. Selain memahami posisi jenis-jenis kata di atas, kunci keberhasilan siswa dalam melengkapi teks juga sangat tergantung pada sejauh mana ia menguasai kosakata terkait dengan berbagai topik baik bentuk, makna, maupun fungsinya.






Latihan Soal Model UN

For questions 1 to 3, choose the suitable words to complete the text.

Last night, two houses werw damaged by a landside. Fortunately, nobody was…(1)… but four people were injured. All of them were released from the hospital this morning after they treated by the …(2)… A group of soldiers were ordered to help local people fix the broken buildings. It was very hard to rebuild the houses …(3)… because they were seriously damaged. However, they promised to fix them in a month.
1. A. escaped                         C. killed
    B. moved                           D. shot

2. A. teachers                        C. soldiers
    B. villagers                       D. doctors

3. A. slowly                          C. neatly
    B. quickly                         D. accurately


       
For questions 4 and 5, choose the suitable words to complete the text.\

We have known Grand Canyon. It is a large steep …(4)… in Amerika but in Ciamis, West Java, there is natural tourism object named Green Canyon. It is located in Kertayasa village, Ciamis, 31 km from Pangandaran. During dry season, the water in the river in Green Canyon is…(5)… maybe that is how the place gets its name. Visitors can enjoy the amazing scenery of the trees and the strong stony wall at the bank of the river.

4. A. town                            C. village
    B. valley                          D. country

5. A. dirty                           C. greenish
    B. muddy                         D. brownish



6. Arrange the sentences into a meaningful paragraph.
   1. I choose the place under the big tree.
   2. I was really sure that he was my classmate, Andi.
   3. The boy was surprised, then he turned around.
   4. Yesterday, I went to the town square to watch a local singing contest.
   5. Suddenly, I found myself behind a young boy.
   6. I thought it could save me from the hot day.
   7. I pinched his left shoulder a little and called his name.
   8. Oh my God, actually, he was not Andy my classmate.

 The best arrangement for the sentences is …
   A.  2 – 1 – 4 – 6 – 5 – 8 – 7 – 3
   B.  4 – 1 – 6 – 5 – 2 – 7 – 3 – 8
   C.  4 – 1 – 7 – 2 – 3 – 8 – 6 – 5
   D.  1 – 4 – 2 – 5 – 6 – 3 – 8 – 7


7.  Arrange the sentences into a meaningful procedure text.
1. In a meantime, non-stick frying pan should be prepared by melting butter or oil over a medium heat.
2. It,s so easy you’ll master the techniques the first time you try it.
3. Then, the mixture should be beaten with a wire whisk
4. When the pan is ready, the egg mixture is added and allowed to cook until the bottoms of the eggs have begun to set.
5. Add salt and pepper to taste and also fresh mushroom and saugsges, and allow the omelette to cook for another two minutes in low heat.
6. Have you ever wondered how restaurant turn out their perfect omelette ?
7. First, two eggs for each person should be broken into a small bowl, and one tablespoon of water added for each serving.
8. Serve the cooked omelette on a serving plate and garnished with thinly sliced parsley.

The best arrangement of the sentences is …
A.  5 – 3 - 1 – 4 – 2 – 6 – 7 – 8
B.  6 – 1 – 5 – 7 – 4 – 2 – 3 – 8
C.  6 – 2 – 7 – 3 – 1 – 4 – 5 – 8
D.  6 – 2 – 3 – 1 - 7 – 4 – 5 – 8

8. Arrange these words into a meaningful sentence.
   Someone – glad – the king – to work – to find - who – was - wanted
      1        2        3         4         5       6     7       8

A.  3 – 7 – 5 – 2 – 4 – 1 – 6 – 8
B.  3 – 7 – 2 – 5 – 1 – 6 – 8 – 4
C.  3 – 7 – 5 – 2 – 8 – 6 – 1 – 4
D.  3 – 7 – 4 – 5 – 6 – 2 – 1 - 8



     Demikianlah untuk postingan kali ini, pada postingan selanjutnya nanti akan saya akan
posting Soal Bahan UN Paket. Semoga berguna, dan selamat belajar.






Pics Source :







17/02/20

Menyusun Kata-Kata Menjadi Kalimat. Pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP


   Selamat berkunjung di blog ini. Saat  ini postingan mengenai pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP. Siswa siswi nantinya diharapkan dapat menyusun kata-kata menjadi kalimat atau menyusun kalimat-kalimat yang telah disediakan menjadi paragraph atau teks. Berbeda dengan kemampuan menulis aktif, yaitu siswa siswi diminta untuk membuat sendiri kalimat-kalimat atau paragrafnya. Contoh lain dari kemampuan menulis pasif ini adalah kemampuan siswa melengkapi suatu teks dengan kata-kata tertentu seperti kata ganti, kata kerja, atau kata benda.

1. Menyusun kata-kata Menjadi Kalimat
   Untuk dapat menyusun kata-kata menjadi kalimat, kita perlu memahami terlebih dahulu kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris serta polanya. Berikut ini jenis-jenis kalimat yang perlu dipahami.
1. Kalimat sederhana (simple sentence)
2. Kalimat majemuk (compound sentence)
3. Kallimat bertingkat (complex sentence)
4. Kalimat perintah/larangan
5. Kallimat peringatan
6. Kalimat dengan kutipan

* Kalimat sederhana (Simple sentence)
   Kalimat sederhana diketahui dari polanya yang hanya terdiri atas subjek dan predikat.
  Berikut ini pola-pola penting kalimat sederhana untuk dipelajari:

a. Subjek (kata benda/kata ganti) + to be +  kata sifat/kata benda/keterangan tempat/waktu.
      Contoh :
* The car is new.
* Ali is clever.
* Your pen is under the table.
* Yesterday was Sunday.
* Mr. Alwi is a director.
* That is a house.
* They are students.
* I am a student

b. Subjek (kata benda/kata ganti) + kata kerja + keterangan tempat/waktu
Contoh:
* The sun rises in the east.
* She got up at ten past five.

c. Subjek (kata benda/kata gantu) + kata kerja + objek (kata benda/kata ganti) + keterangan  cara/waktu/tempat
Contoh:
* The girl hit the boy repeatedly just now
* I put your pen here just now

d. Subjek (kata benda/kata ganti) + kata kerja dengan to (to infinitive) + kata benda + keterangan waktu/tempat
Contoh:
* I want to study mathematics now.
* Pele tried to help me yesterday.

e. Subjek (kata benda/kata ganti) + kata kerja + kata benda/kata ganti + kata kerja dengan to (to infinitive) + kata benda + keterangan waktu/tempat
Contoh:
* I want the boys to play soccer over there.
* She told me to answer the questions last night.

f. There + to be + subjek (kata benda) + kata keterangan tempat + waktu
      Contoh:
* There is a truck behind this house.
* There are two teachers in the classroom now.

g. Subjek (kata benda/kata ganti) kata kerja + objek langsung (kata benda)
      Contoh:
* The cat has torn my cloth.
* The girls are attending their class.

h. Subjek (kata benda/kata ganti) + kata kerja + objek tidak langsung (kata benda/kata ganti) + objek langsung (kata benda/kata kerja)
Contoh:
* I will ask him a question.
* Willianty made her sister a blouse.
* He let her go.
i. Subjek (kata benda/kata ganti) + kata kerja + kata sifat
Contoh:
* He looks sad.
* She feels happy.

Dari contoh-contoh di atas, kata benda dan kata kerja terdiri atas satu suku kata saja. Sebenarnya dalam kalimat, satu kata benda dapat ditambah dengan kata lain seperti article, kata sifat, kata penghubungatau frasa yang mungkin diletakkan di depan atau di belakangnya sehingga membentuk frasa/kelompok kata benda/kata kerja dalam kalimat.

Contoh:
* Ana and Ayu look very happy.
* The clever boy’sname is Andika.
* The man near the door wants us to buy his yellow bike over there.
* Siti is one of the cleverest students in this school.
* Yesterday I bought, washed, and cooked the rice by myself.
Kata kerja bisa juga ditambah dengan kata bantu untuk membentuk macam-macam tenses.
Contoh:
1. 1. study English every day.
   2. I am studying English now.
   3. I am going to take an English course tomorrow.
   4. I will study English seriously next semester.
   5. I have studied English for two years.
   6. I was studying Biology when Andi came.
   7. I studied German last year.

    Selain itu, perlu diketahui juga bahwa kalimat-kalimat di atas positif. Kalimat ini bisa juga diubah ke bentuk negatif dan pertanyaan.



* Kalimat majemuk(Compound sentence)
  Kalimat majemuk terdiri atas dua kalimat yang dihubungkan dengan titik   koma, koma atau kata penghubung setara, misalnya and, but, dan or.

  Contoh:
1. I am studying and my brother is drawing.
2. This is the wrong book; that is the right one.
3. John has finished the lesson, but Tom has not begun it yet.
4. Are you studying, nor are you just reading the book?
5. I am not studying, nor am I reading.
6. He never goes to the movies, nor does he listen to the radio.
7. I looked at the dress, and I bought it.
8. Sheila I here, but she must leave soon.
9. My father likes music very much and so do I.
10.Ria has a cat and Vita does, too.
11.I don’t like playing soccer, and my brother does not either.
12.I did not go anywhere last night, and neither did my sister.

* Kalimat bertingkat (Complex sentence)

  Kalimat ini ditandai dengan adanya anak kalimat  yang menduduki posisi     subjek, objek kalimat atau keterangan dalam kalimat induknya. Anak kalimat adalah bagian dari kalimat yang sudah memiliki subjek dan kata kerja, namun belum memiliki arti penuh. Anak  kalimat diawali dengan kata-kata tertentu seperti when (ketika), before (sebelum), after (sesudah), because (karena), atau relative pronoun who, which, dan that, yang mengganti kata benda yang memiliki arti 'yang'. Pelajari contoh berikut ini (kalimat yang digarisbawahi adalah anak kalimat.

1. Anak kalimat untuk menerangkan waktu
Contoh:
*  I usually have breakfast before I go to school.
*  After I take a shower, I always dry myself off.
*  When my alarm clock rings, I usually wake up.
*  You must stay here until I come back.

2. Anak kalimat untuk menerangkan kata benda
Contoh:
* The man who helped me is Mr. Toha.
* She knows the girl who took your books.
* This is the book, which I need very much.
* The boy that came here just now is my brother.
* I believe that the man is very generous.

3. Anak kalimat untuk mengungkapkan perasaan atau sikap
Contoh:
* I am happy that she won the match.
* I am sorry I cannot help you.

4. Anak kalimat untuk menerangkan hubungan logis bersyarat.
Contoh:
* You will pass the exam if you study hard.

5. Anak kalimat untuk menyatakan alas an.
Contoh:
* The boy is crying because his mother passed away.

6. Anak kalimat untuk mengungkapkan keterangan benda dan mengganti posisi objek
Contoh:
* I believe that she is clever.
* I think that you are right.

Note:
Selain kalimat-kalimat positif di atas, terdapat pula kalimat negative dan pertanyaan.
Contoh:
*      Does she know the girl who took my books?
*       She does not know the girl who took your books.

*       Kalimat perintah
  Kalimat ini diawali dengan kata kerja dasar atau pertama atau “be”   untuk meminta orang meiliki sifat-sifat tertentu.

  Pola:
*       Verb 1 + ( kata benda/keterangan cara)
*       Be + kata sifat
*      Be + kata sifat + kata benda

Contoh:
*       Clean the table!
*       Drive carefully!
*       Be good!
*       Be a diligent boy!

*      Kalimat larangan
Kalimat ini diawali dengan kata ‘don’t’.
Pola: Don’t/Do not + Verb 1.

Contoh:
*      Don’t go away.
*      Don’t be lazy.

*      Kalimat peringatan
  Kalimat ini berisiperingatan bagi orang lain agar terhindar dari mara bahaya.

Contoh:
*      Watch out!

Note:
Untuk menunjukkan kesantunan,  kalimat perintah dan larangan di atas dapat juga ditambah kata “please” di depan atau di belakang kalimat.

*      Kalimat dengan kutipan
  Suatu kalimat ada yang memuat kutipan tertentu. Cara pengutipannya ada yang langsung (direct quotation) dan tidak langsung (indirect quotation). Perhatikan contoh berikut:

-    Direct quotation
Contoh:
>  He said, “I write for newspapers.”
>  “I write for newspapers,” he said, “and sometimes I write for magazines, too.”
-   Indirect quotation
Contoh:
>  She said that she liked that dress.
Note:
Dengan memahami pola-pola kalimat di atas, maka hanya dengan melihat suatu kumpulan kata-kata acak secara sekilas, siswa diharapkan dapat menentukan jenis kalimat dan polanya. Dengan mengetahui pola kalimat, maka siswa dapat mengetahui susunan kata yang seharusnya dipilih atau dibuat.








   Demikianlah sementara postingan pelajaran bahasa Inggris untuk SMP, nanti akan saya lanjutkan pada bagian berikutnya yaitu: Menyusun Kalimat-kalimat menjadi Paragraf, Cloze teks, serta latihan soal-soal. Semoga berguna, dan sampai berjumpa lagi.